Andrik Purwasito’s Weblog

11 September, 2008

PENGUMUMAN

Filed under: Uncategorized — Andrik Purwasito @ 10:47 am
Tags:

Bulan Puasa, bulan suci, bulan penuh ampunan.

Bagi mahasiswa yang ingin konsultasi, silakan anda menghubungi sdr. Desi dan Diah. Rencana mahasiswa akan melakukan buka bersama setelah konsultasi. Waktu dan tempat silakan anda bicarakan bersama.

Salam

Dr. Andrik Purwasito, DEA

12 May, 2008

Seri Kesehatan: Teraphi NRG

Filed under: Uncategorized — Andrik Purwasito @ 9:53 am
Tags:

Seri Kesehatan

Panduan Sehat Secara Alami

Metoda Dr. KRT Poerwahadiningrat

TERAPHI ENERGI

KATA PENGANTAR

Edisi ke 2

Sehat secara Alami Cara Dr. KRT Poerwahadiningrat

Sehat secara alami cara Dr. KRT Poerwahadiningrat ini merupakan edisi ke 2, murni olah jiwa-raga biasa yang menggunakan metoda akal sehat mempelajari dan mengeksplorasi kecerdasan emosional dan spiritual lewat pembangkitan energi aura. Suatu teraphi dengan latihan fisik dan latihan pemahaman tentang keadaan lahir-batin, mental, dan spiritual yang secara langsung dan terus‑menerus berinteraksi mempengaruhi kesehatan dan daya tarik seseorang.

Metoda ini diterapkan untuk semua lapisan masyarakat, tua, muda maupun anak-anak. Pendekatan yang digunakan adalah menggali pengalaman dan bertukar pikiran sesama manusia. Pendek kata, metoda ini tidak ada hubungannya dengan klenik, mistik, religi, agama, ras, suku dan golongan. Jadi, metoda teraphi NRG murni mengelola aspek-aspek kecerdasan yang bersifat tak terucapkan seperti tersebut di atas. Sebuah pengungkapan batin untuk mencapai tingkat kesadaran akan hidup sehat secara alami. Efek dari Teraphi NRG jika berhasil optimal akan mampu meningkatkan kemampuan sosial seseorang untuk mencapai derajat optimalisasi fungsi-fungsi fisik maupun non-fisik.

Alhasil, dengan Teraphi NRG, kita dapat melihat secara baik sejarah kehidupan pribadi dapat juga untuk orang lain, dengan cara membaca file-file kehidupan yang terhadap dalam sinar dan warna aura. Hal ini didasarkan atas fungsi aura sebagai storage yang mampu menyimpan dan menyajikan berbagai informasi penting yang tidak tersedia pada sumber‑sumber lain.

Menurut ahli yang berpengalaman dalam bidang ini, yaitu Joe H. Slate, mengatakan bahwa pengalaman‑pengalaman hidup masa lalu dan masa kini, serta kejadian‑kejadian di masa depan, baik yang positif maupun yang negatif, dapat terekam dalam aura. Dengan mempelajari aura, berarti kita mempelajari kehidupan pribadi secara lebih serius.

Hormat Kami

Dr. KRT Poerwahadiningrat

Penemu Metoda NRG

A. MENGENAL TERAPHI NRG DAN MANFAATNYA

1. Apa itu Teraphi NRG

NRG (baca energi) merupakan sistem kehidupan manusia yang mengintegrasikan kekuatan lahir dan batin. Makna yang terkandung di dalamnya terdapat pada tiga huruf N, R dan G. Sistem adalah perpaduan dan saling ketergantungan dari tiga unsur penting dalam kekuatan, yakni :

1. Unsur N yaitu unsur Napas

2. Unsur R yaitu unsur Rotasi

3. Unsur G yaitu unsur Gerakan

Dengan kata lain, NRG adalah suatu siklus yang berputar digerakkan oleh napas. MRG adalah kekuatan hidup yang merupakan unsur-unsur dasariyah kehidupan.

2. Manfaat Teraphi NRG

Teraphi NRG dapat bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan emosional atau yang disebut dengan EI (Emotional Intelligent). Kecerdasan emosional mampu mendorong seseorang dalam meningkatkan CQ (Creativity Quotient), dan sekaligus meningkatkan SQ (Spritual Quotient).

Apa yang diperoleh dari peningkatan kendali emosi, kreatifitas dan mengembangkan spiritual, pada dasarnya adalah mengeksploitasi kesadaran diri dan kendali dorongan hati, meningkatkan ketekunan, semangat, kreativitas dan motivasi diri, kemampuan ber-empati serta kecakapan sosial.

B. SEBAB-SEBAB KESEHATAN MEMBURUK

Saya telah menyimpulkan bahwa sebab-sebab buruknya kesehatan dominan dipengaruhi oleh sebab menurunnya daya hidup seseorang, yang meliputi tiga hal penting:

1. Rendahnya kecerdasan emosional

Memburuknya kesehatan jasmani-rohani adalah penyebab kesulitan di berbagai tingkatan kehidupan pribadi maupun sosial. Kesulitan itu akan tampak ketika seseorang menghadapi persoalan hidup yang menghadang, seperti menghadapi perkawinan, mendidik anak, serta menyangkut hutang piutang.

Kesalahan dalam mengelola kecerdasan emosional akan menghambat pertimbangan intelektual dan menghancurkan karier. Rendahnya kecerdasan emosional juga memperburuk kemampuan sosial, bertindak kurang bijaksana dalam hubungan antar-manusia.

2. Kegagalan mengelola emosi

Memburuknya kesehatan jasmani-rohani juga diakibatkan oleh kegagalan mengelola emosi. Kegagalan ini tercermin dalam kemerosotan emosi yang dari hari ke hari akan menjadi semakin parah. Sejalan dengan kemerosotan itu akan dibarengi oleh semakin memburuknya kesehatan.

Tanda-tanda kegagalan mengelola emosi antara lain : seseorang menarik diri dari pergaulan sosial, dengan sikap acuh tak acuh, kurang bersemangat, merasa tidak bahagia, sering ketakutan, gugup, cemas, merasa tidak dicintai, terlampau bergantung, merasa tidak berbahagia, sedih dan depressi. Tanda-tanda ini akan menimbulkan berbagai penyakit dalam jiwa dan raga.

3. Kemorosotan emosi yang berkepanjangan

Memburuknya kesehatan jasmani-rohani yang diakibatkan oleh kemorosotan emosi dapat dilihat dari sikap seseorang yang tidak mampu memusatkan perhatian. Ia selalu gelisah, duduk tidak tenang, sering melamun, bertindak tanpa berpikir. Sikapnya menunjukkan ketegangan, wajah pucat, pikiran keruh, tidak bisa berkonsentrasi.

Tanda-tanda yang jelas dari kemorosotan emosi adalah sikap kasar, tidak sabar terhadap orang lain. Orang demikian biasanya juga menuntut perhatian yang berlebihan dan keras kepala. Suasana hatinya sering berubah-ubah, bertemperamen panasan, suka menyalahkan diri sendiri dan tidak jarang berbohong bahkan menipu dirinya sendiri.

C. AKIBAT KESEHATAN MEMBURUK

Virus atau racun emosional setiap hari menggerogoti seseorang tanpa pandang bulu. Berbagai masalah menumpuk yang tak terpecahkan akan memperburuk kesehatan. Bahkan secara sosial, virus emosional mampu menyeret seseorang terserang penyakit sosial lama kambuh, seperti judi, minuman keras, dan rentan terserang penyakit sosial baru, seperti narkoba, bunuh diri, terorisme, perceraian, kemiskinan, pengangguran, kekerasan dan bentuk agresivitas sosial serta munculnya penyakit jasmani yang lainnya. Inilah harga mahal yang harus dibayar oleh seseorang dari gaya hidup yang tidak terkontrol dan lepas emosi.

Mengapa Kita Sakit?

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penyakit itu selalu datang dari dalam diri dan karena perbuatan oleh diri sendiri. Yang datang dari dalam diri oleh sebab dua hal: pertama, karena penyakit keturunan. Kedua, karena kegagalan dan memburuknya emosi seseorang.

Penyakit yang lahir karena perbuatan diri sendiri, pada dasarnya disebabkan oleh dua hal juga : pertama, oleh sebab makanan dan minuman yang kita telan. Kedua, oleh sebab tingkah-laku dan tindak-tanduk sehari-hari, seperti suka begadang, tidur tidak teratur, kurang berolah-raga, merokok, dll.

D. METODA SEHAT CARA TERAPHI NRG
1.
Kunci Kesadaran

Seseorang harus sadar bahwa dirinya diciptakan menduduki tiga posisi penting. Pertama, sebagai makluk individu, kedua sebagai makluk spiritual, ketiga sebagai makluk sosial. Kesadaran merupakan inti eksplorasi hidup cara alami dari program teraphi NRG. Kesadaran berpangkal pada pikiran sebagai inti keberadaan kekuatan energi yang permanen.

Dr. Joe H. Slate, menyimpulkan bahwa kesadaran pribadi merupakan energi kosmis yang dirancang secara khusus untuk menjamin perilaku khas manusia. Keberadaan manusia sebagai makhluk sadar, dipertahankan oleh sebuah sistem energi. Di dalamnya mencakup, fisik dan aura bersama inti dalamnya. Inti tersebut sering dianggap sebagai letupan eternal Ilahiyah yang menghubungkan manusia dengan Yang Khalik. Semua hubungan khusus tersebut memberi makna serta kelanggengan keberadaan sadar kita.

Metoda NRG adalah sebuah cara mengelola emosi untuk tujuan hidup sehat. Penemu metoda ini, Dr. KRT Poerwahadiningrat, mengadopsi berbagai metoda yang sudah dikembangkan dari jaman kuno, seperti yoga, meditasi, tapa brata, ritual, penyembuhan alternatif, kedokteran, akupuntur, refleksi, dll.

Metoda ini bukan diarahkan untuk sekedar menyembuhkan penyakit tetapi lebih mengarah tentang bagaimana cara hidup yang sehat dengan metoda teraphi NRG.

Hasilnya sebuah teraphi dalam tiga tahapan bentuk eksplorasi konsentrasi dan relaksasi yang terdapat dalam berbagai jenis olah raga jasmani dan rohani, seperti meditasi, yoga, dzikir, tapa brata, olah raga, tari ritual, dan yang lainnya.

2. Metoda Program Teraphi

a. Intrapersonal Communication

Tujuan utama Program Teraphi NRG diarahkan untuk memperbaiki ketrampilan emosional dan mendorong fungsi-fungsi organ tubuh lewat konsep intrapersonal communication.

b. Eliminasi silent depression dan inside terror

Kedua, program teraphi ini diarahkan untuk mengurangi erosi terhadap lunturnya identitas diri, dengan cara menstabilkan sumber jati diri manusia sehingga mampu meningkatkan ketenangan dan kepercayaan diri, memberi pilar dari kekalahan dan kegagalan, memberi enerji baru bagi seseorang karena adanya silent depression dan inside terror.

Program teraphi ini bertujuan untuk mencapai tingkat kepercayaan diri, agar supaya dalam menapak jalan kedepan seseorang yang mengalami depresi dan stress dijaga agar jangan sampai jatuh dalam keputusasaan abadi. Metoda yang digunakan sebagaimana disebut dalam Martin Seligman, bahwa “kita dapat mengendalikan diri dengan cara mengubah perasaan kita dengan mengubah apa yang kita pikirkan sehingga menjadi kebiasaan.”

c. Vaksinasi psikologis

Metoda vaksinasi psikologis, sebagaimana dikembangkan oleh Kovacs yaitu upaya untuk menyetel tubuh supaya menjadi lebih sehat. Istilah dalam kamus teraphi NRG adalah “tune up,” seperti istilah dalam servis mobil.

Vaksinasi psikologis dengan metoda Teraphi NRG, yakni dengan cara : Pertama, latihan perbincangan antara pribadi wadag dan pribadi halus. Dialog pribadi yang terus menerus, dengan bimbingan seorang instruktur akan mengetahui secara lebih baik tentang sebab-musabab merosotnya kecerdasan emosional.

Kedua, mengeksplorasi aura dengan akal sehat. Oleh karena aura adalah kekuatan energi yang mengembangkan dan menyangga hidup manusia. Aura sumber yang tidak tampak nyata tetapi menjadi tanda karakter manusia. Tanpa aura, kita tidak mungkin ada.

3. Tujuan Program Teraphi

Dengan program teraphi energi, hasil yang diharapkan meliputi

a. Menyehatkan jiwa dan raga dengan pembangkitan energi aura yang mendorong kecerdasan emosional, kecerdasan lainnya, seperti meningkatkan kognitif dan psikomotorik.

b. Menyehatkan jiwa dan raga dengan cara mengubah pandangan pikiran yang lebih positif, seperti memandang segala masalah yang dihadapi dengan lebih tenang, mendekati pekerjaan yang lebih menyenangkan dan menumbuhkan sikap persahabatan yang hangat, mudah tersenyum, suka menolong, suka menghormati dan sopan santun terhadap orang lain.

c. Menyehatkan jiwa dan raga berkat latihan yang rutin dan kerja keras, dengan hasil kemampuan seseorang membangkitkan energi pribadi, seperti mengembangkan kemampuan emosional, melihat aura dan menafsirkannya.

d. Secara umum keberhasilan yang dicapai dalam proses teraphi NRG ini adalah meningkatnya wisdom dari seorang peserta yang diuji dalam proses kehidupan pribadi dan sosialnya.

E. TEKNIS LATIHAN PROGRAM TERAPHI NRG

Sebagaimana disebutkan diatas bahwa ada tiga unsur dasar dalam Teraphi NRG, yang ketiganya merupakan bagian tak terpisahkan. Secara teknis praktis, teraphi ini menggunakan beberapa latihan, yaitu :

1. Teraphi Fisik (TF)

TF berbentuk latihan fisik yang diarahkan untuk memperbaiki fungsi organ tubuh, seperti memperlancar aliran darah, mengatur ritme pernapasan, mengendorkan syarat, mengendorkan otot-otot, melancarkan proses metabolisme, mendekatkan berat badan ideal, mengeluarkan aura kecantikan dalam (inner beauty), menyembuhkan organ tubuh yang sakit, menunda proses penuaan dini, melenturkan anggota tubuh, meningkatkan gairah sex.

Metode yang digunakan untuk melakukan penyegaran tubuh (Tune Up) ini peserta diajak untuk melakukan gerakan-gerakan khusus dan pernapasan yang teratur. Ada dua metode yang digunakan yaitu dengan gerakan halus (GH) dan gerakan cepat (GC), dengan menggunakan beban atau dengan menggunakan pernafasan.

Tujuan latihan ini pada dasarnya adalah melatih kemampuan membangun sistem aura yang kuat. Pembangkitan sistem aura manusia secara baik akan menghasilkan mutu keberadaan kita. Sebagaimana kita ketahui, bahwa aura adalah suatu daya yang mampu memberikan tenaga dalam diri kita secara mental, fisik, dan secara spiritual. Bahkan aura dipercaya sebagai manifestasi dari tujuan seseorang yaitu kelanggengan dan kemuliaan.

2. Teraphi Emosional (TE)

TE adalah teraphi yang khusus dilakukan dengan cara mengolah kesadaran berpikir kita tentang lingkungan mental, spiritual dan kebiasaan kita. Teraphi ini disajikan dalam bentuk sharing of experiences, antar peserta teraphi. Bentuknya diskusi santai dan kekeluargaan dalam upaya mengelola perasaan, seperti menyadari apa yang ada dibalik suatu perasaan (misalnya sakit hati yang mendorong amarah), menemukan cara-cara menangani rasa takut, rasa cemas, rasa bersalah, marah, rasa sedih, depressi, dan stress.

TE merupakan bagian integral dari teraphi lainnya. Fokus program ini adalah suatu perenungan yang terarah, metode relaksasi, memahami pentingnya olah raga (TF), mengetahui hubungan antara pikiran, perasaan dan reaksi. Mengkaji dan mencermati tindakan dengan akibat yang ditimbulkannya, misalnya kurang tidur mengakibatkan jantung berdebar, makan berlemak mengakibatkan kolesterol, makan pedas mengakibatkan sulit buang air besar, kurang minum menyebabkan gangguan ginjal, merokok dapat menyebabkan sakit jantung, kanker dan gangguan kesehatan janin, dll.

Pemahaman dan mengenali secara baik hubungan sebab-akibat tersebut merupakan salah satu cara mengelola emosi, dengan dukungan sikap membuka diri, membina kepercayaan dalam suatu hubungan, kesadaran dan menerima diri sendiri apa adanya, memandang diri sendiri dengan cara yang positif, mengenali kekuatan dan kelemahan sendiri.

TE adalah cara mengelola emosi dengan meyakinkan diri mampu bertanggung jawab terhadap komitmen yang dibuat dan diputuskan secara pribadi, menindaklanjuti komitmen tersebut dengan segala konsekuensinya. Kekuatan berempati yaitu memahami perasaan dan masalah orang lain, berpikir dari sudut pandang mereka serta menghargai perbedaan perasaan orang lain mengenai berbagai hal adalah teraphi emosional yang diajarkan. Sekaligus juga mencoba menelaah apakah peserta telah secara tegas mampu mengungkapkan perasaan tanpa marah dan apakah selama ini telah bersedia bekerjasama dengan hasil yang memuaskan, apakah peserta juga mengetahui kapan dan bagaimana memimpin dan kapan sebagai pengikut. (Karen F. Stone and Harold Q. Dillehunt: 1978).

3. Teraphi Herbal (TH)

Teraphi herbal merupakan suplemen yang digunakan untuk mendukung keberhasilan program teraphi sesuai dengan prioritas yang dipilihnya. Ada tiga jenis teraphi herbal: 1). Teraphi herbal dasar (THD), 2). Teraphi herbal khusus (THK), 3). Teraphi herbal spesial (THS).

Teraphi herbal dasar (THD) merupakan ramuan yang dibuat dari teh hijau, gula rendah kalori dan unsur lain yang diberikan kepada setiap peserta yang mengikuti program ini.

Sedangkan teraphi herbal khusus (THK), dibuat secara khusus dari tanaman obat dan diracik berdasarkan resep tradisional, aman dikonsumsi, diperuntukkan bagi peserta sesuai dengan program prioritas yang dipilihnya.

Terakhir, teraphi herbal spesial (THS) merupakan ramuan-ramuan obat tradisional yang telah diproduksi dan dipasarkan secara global.

Semua ramuan herbal menggunakan ramuan yang diakui dengan mendapatkan ijin beredar dari Dinas kesehatan.
F. DATANGLAH UNTUK KONSULTASI DAN LATIHAN

a. Konsultasi Kesehatan Secara Alami

Program ini diperuntukkan bagi mereka yang secara khusus mempunyai persoalan kesehatan. Anda bisa mendaftarkan diri langsung di tempat Konsultasi yaitu : Simpat Empat Perumahan Griya Adi Sapen, N0- B1, Sapen Raya, Kampoeng Sapen, Mojolaban, Sukoharjo 57554 pada setiap hari jam kerja, atau lewat SMS: 085691063567 dan 08562511585

Waktu dan tempat konsultasi perlu dirundingkan.

b. Bagaimana Berpartisipasi untuk Latihan

Program latihan ini biasanya dilakukan seminggu sekali hari Sabtu dan atau hari Minggu. Tempat latihan di Ndalem Poerwahadiningratan, Kampoeng Ngoro Tengah, Kalurahan Triyagan, Sukoharjo. Program yang ditawarkan sebagai berikut :

Program Teraphi

Program ini ditujukan kepada mereka yang ingin menjaga kesehatan secara umum dan khusus. Meliputi teraphi fisik, teraphi emosional dan teraphi herbal. Dalam program ini, peserta dapat menentukan prioritas yang ingin dicapai dalam program teraphi ini. Contoh, Bapak Dermawan memprioritaskan penyembuhan penyakit jantung. Ibu Dermawati memprioritaskan penurunan berat badan, Sdr Dermana memprioritaskan pemulihan diri dari depresi dan stress, Nona Dermani memilih prioritas inner beauty peningkatan gairah sexual, dll.

Jenjang Latihan

Jenjang latihan Teraphi NRG mempunyai tiga jenjang yang disebut:

(1) Teraphi program Fundamental (1-3),

(2) Teraphi program Prioritas (1-3)

(3) Teraphi program Pengembangan

Panduan program latihan telah disusun dalam buku tersendiri.

G. TENTANG PENEMU TERAPHI NRG

Dr KRT Poerwahadiningrat adalah nama Keraton Kasusnanan Surakarta dari Dr. Andrik Purwasito, DEA, menemukan program Teraphi NRG dari hasil eksplorasi yang mendalam tentang hubungan kecerdasan emosional (emotional quotient) dan kecerdasan spiritual (spiritual quotient) dengan menurunnya kesehatan jasmani dan rohani. Ia percaya bahwa mengelola emosi dan memperdalam spiritual akan mampu menjaga kesehatan secara alamiah.

Teraphi ini ditemukan lewat ujicoba sistem energi tubuh dengan alam, ketika penemunya sendiri pada tahun 1990 berada ditengah salju yang turun dari langit dan menggunung hampir satu meter menutupi tanah. Saat itu tanggal 17 Mei 1990, di rue de Babylone, pukul 03.00 dini hari. Ia mencoba berdiam dalam salju yang membeku. Apa yang terjadi adalah perubahan yang dahsyat pada semua unsur dalam jiwa dan raga. Pada saat itu pulalah, ia mempelajari dan mencacat berbagai aliran kekuatan jasmani dan rohani. Di situ ia yakin bahwa sebuah proses alami yang mengharmoniskan antara hawa dingin dan hawa panas tubuh membentuk sebuah sistem energi antar unsur-unsur. Itulah harmonisasi dan equilibrium dalam jiwa raga, sebuah adaptasi yang kemudian menumbuhkan kekuatan dan daya hidup.

Jadi, penemuan metoda teraphi NRG bukan metoda yang datang secara tiba-tiba. Fenomena Paris adalah kulminasi dari pengembaraan intelektual yang ia jalani, secara tekun diteliti dan dipelajarinya. Fenomena alam dan fenomena emosi, unsur panas dan unsur dingin adalah sistem dalam tata kehidupan manusia dan alam semesta.

Hasil penggalian dan pengamatan serta pendalaman dari Dr. KRT Poerwahadiningrat selama bertahun-tahun itu sampaikan pada suatu kesimpulan bahwa: “dalam dingin ada panas, dalam panas ada dingin, dalam gerak ada diam, dalam diam ada gerak, dalam halus ada kasar dalam kasar ada halus, berproses dalam sistem tata kehidupan manusia dan alam semesta. Itulah energi kita.”

Berangkat dari rumusan itulah, doktor Poerwa akhirnya membuat program konsultasi dan latihan teraphi NRG yang mungkin dapat menolong, tidak saja bagi dirinya sendiri, juga akan lebih banyak lagi orang yang tertolong keluar dari memburuknya kesehatan karena berbagai sebab penyakit.

Sapen, Sukoharjo 2006. Semoga bermanfaat

KATA PENGANTAR

EDISI PERDANA

Salam Bahagia

Dengan mengucap puji syukur kehadhirat Allah SWT karena limpahan nikmat, rakhmat, berkah, hidayah dan innayahNya buku kecil ini akhirnya dapat hadir di tengah-tengah pembaca budiman pada 17 Ramadhan 1424

Sudah banyak para kolega menganjurkan agar teraphi energi yang selama ini saya praktekkan dapat diwujudkan dalam sebuah buku yang dapat dibaca oleh banyak kalangan. Selain itu, saya juga didorong banyak sahabat dan handai taulan agar menularkan sedikit pengetahuan ini demi kemashlahatan umat manusia.

Alhamdullilah semua hambatan itu akhirnya dapat teratasi. Meskipun terbitan kali ini belum saya sertakan aspek praktek atau panduan manual sehingga setiap orang dapat melakukan di rumah.

Semoga dalam waktu dekat akan terbit seri berikutnya. Terima kasih kepada Joe H. Slate, Ph.D, Daniel Goleman, Deepak Chopra, MD, yang banyak memberi inspirasi dan sumber yang bermanfaat bagi buku ini. Terima kasih juga saya sampaikan kepada Titin, Muklish Afrizal, Erwinkartina, yang membantu hadirnya buku ini.

Terima kasih semoga bermanfaat.

Penyusun

Dr. KRT Poerwahadiningrat Edisi Perdana dicetak tahun 2003

Diterbitkan oleh nDalem Poerwahadiningratan Press

Hak Cipta dilindungi oleh Undang-Undang

Pasal 44, Undang-Undang Hak Cipta 1987

Edisi ke 2, diterbitkan oleh :

Ndalem Poerwahadiningratan Press

Kampoeng NGoro Tengah, Triyagan, Mojolaban, Sukoharjo

Atur Pertemuan (Rendezvous) dan Konsultasi :

Ndalem Poerwahadiningratan, Kampoeng Ngoro Tengah, Triyagan, Mojolaban, Sukoharjo city m code post : 57554

Phone : 0271 7992817, 085647052375 (direct)

2006

7 May, 2008

About Me

Filed under: Uncategorized — Andrik Purwasito @ 11:49 pm

Indonesian Version

Biodata Penulis

Dr. Andrik Purwasito, DEA, dilahirkan di Trenggalek, 13 Agustus 1957. Menyelesikan kuliahnya pada Jurusan Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, lulus tahun 1981. Lalu ia melanjutkan studi pasca sarjana di Sekolah Tinggi Ilmu-ilmu Sosial, PARIS, lulus tahun 1992, spesialisasi STUDI WACANA POLITIK, dengan Judul disertasi “Image India dalam Wacana Kaum Nasionalis Indonesia, Dari Pergerakan sampai Revolusi.” (telah diterbitkan menjadi buku).

Sejak Mahasiswa aktif dalam berbagai kegiatan akademik, sosial-budaya dan politik. Di luar negeri menjadi Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI), Perancis berkedudukan di Paris, menjadi dosen Tamu pada Institute Nasional untuk Studi Bahasa dan Kebudayaan Timur, Paris, Bekerja di Grass Production (PH), di Paris, Ketua Kelompok Studi Masalah Sosial di Paris, Prancis, dll.

Menerima beberapa penghargaan sejak tahun 1975 terutama dalam bidang kesenian dan akademik. Dalam bidang Kesenian antara lain: Penghargaan sebagai The Best Actor dan Sutradara Terbaik dalam Festival Drama di Kediri (1975), Penghargaan sebagai Kritikus Sastra, BKKNI, Padang (1984), Penghargaan The First Winner tingkat nasional untuk Naskah Sandiwara Radio, oleh Radio IBC, Semarang (1985), Penghargaan KIRJOMULYO atas pemenang penulisan Puisi, oleh Manunggal, UNDIP, Semarang (1985) dll. Sedangkan dalam bidang akademik, mendapatkan penghargaan sebagai kelulusan terbaik jurusan HI-UGM, tahun 1978, penghargaan sebagai Dosen Teladan UNS, 1994 dll.

Pengalaman pekerjaan antara lain, Koresponden Majalah Jaya Baya Surabaya (1980-1981). Kepala Supervisi Program Keluarga Berencana, BKKBN, Bantul, 1982-1983, Pimpinan Redaksi Penerbit Lembaga Pendidikan dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M), di Yogyakarta 1984-1985, Konsultan Komunikasi Masyarakat pada Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP), Surakarta, 1993-1995, Konsultan Perencanaan dan Pengembangan pada Tunggal Dara Group di Wonogiri , 1996-1997, Konsultan Perencanaan dan Pengembangan Redaksi surat kabar POS KITA, Surakarta, 2000, Ketua Komisi Bidang Sosial-Politik, Pembahasan Draft Materi GBHN 2000-2004, WANHANKAMANAS, 1998-1999 di Yogyakarta, Tenaga Ahli dalam Konservasi, Revitalisasi dan Pengembangan Karaton Kasunanan, Surakarta, 1998- sekarang, sebagai Pembahas Ahli Program Perencanaan Nasional, (PROPENAS), Bappenas, Jakarta, 2000, Supervisory dan advisory dalam program PDM-DKE daerah Surakarta, 1999-2000, Konsultan Marketing PT Pabelan Jaya Alam Surakarta, 2000

Jabatan yang pernah dipegang adalah Kepala Pusat Pengkajian Politik dan Pemberdayaan Masyarakat UNS, Pimpinan Redaksi MEKAS, Media Karaton Surakarta, Direktur Eksekutif Forum Rektor Indonesia, Pemantau Pemilu, Rayon II Surakarta (1998-2002). Ketua Badan Pekerja, Forum Komunikasi Pariwisata, Sala, Direktur Laboratorium Riset Pengembangan Komunikasi, Jurusan Komunikasi FISIP UNS. Anggota KPI Pusat periode 2003-2006, sekarang menjadi Ketua Jaringan Nasional Pemantau Media (2007-sekarang) .

Beberapa buku yang telah diterbitkan berupa buku seni sastra, antara lain, Kisah Anak Pesisir Perigi (Depdikbud, 1983), Seninjong (1987), Tentang Buah Apel (1989), Cintaku Menyebrang laut (1997), Lentik-Lentik Bulumata Patah (1998), Megantari (1999). Karya di bidang Politik, Islam di Negara-Negara Berkembang (editor,PLP2M, Yogya, 1984), Strategi Global Super Power dalam Percaturan Politik Internasional (UNS Press, 1995), Message Studies (Ndalem Poerwahadiningratan Press, 2002), Imajeri India (Pustaka Cakra, 2001), Komunikasi Multikultural (UMS Press, 2003), Semiologi Komunikasi (Masyarakat Semiologi Komunikasi, 2001) dll. Beberapa karya bersama: Tonggak IV, (Gramedia, 1987), Kicau Kepodang (TBS, 1996), dll.

25 February, 2008

Semiology on Communication Studies

Filed under: Academic — Andrik Purwasito @ 9:09 am

The basic of semiology is knowledge about sign, symboles, create by all human beings. The sharing of symbols is communications, therefore an analyse of the practice of communications, semiology is very usedfull.

Intercultural Communication

Filed under: Academic — Andrik Purwasito @ 8:17 am

This subyect explain about how the culture become barrier of communication. Culture is not innate but learned, therefore anybody acted by the cultural production. Culture as a “living teacher” and  always give us more time to share of experience with the others. This subyect to explore on semester 4th in Communication Studies in University of Sebelas Maret Surakarta. The target of this subyect try to undestand about conflict resolution caused by the intercultural communication.

Social and Political Theory

Filed under: Academic — Andrik Purwasito @ 6:46 am

 This subyect try to explore how the political practice in Indonesia is fonctioned.

Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.